Tunisia, Penyerangan atas Museum Tunisia dan Lingkaran Setan Agama




ISIS  mengakui penyerangan atas museum di Tunisia, 18 Maret 2015.

Nine arrested over Tunis museum attack, as security is boosted

Islamist extremists ISIL say Tunisia’s tourist massacre was…

Tunis counts human and economic cost of attack on tourists

Protests erupt in Tunisia to denounce the museum attacks

CNN. Akibatnya, 23 orang mati. Sebagian besar turis mancanegara seluruh Eropa. Tunisia adalah negara tujuan turis. 

ISIS claims responsibility
In an audio message posted online Thursday, terror group ISIS claimed responsibility. It identified two men and applauded them for killing and wounding "crusaders and apostates" with "automatic weapons and hand grenades."
And that bloodshed is "just the start," the ISIS message warned.
Jadi ini agamanya ISIS itu agama salaam atau agama penumpahan darah dan perang global??  Ini agenda Tuhan atau Yahudi iluminati?? 







Inilah dia akibatnya:
Museum Bardo telah menjadi tujuan wisata, bertempat di sebelah Parlemen Tunisia di istana abad ke-19 dan disebut sebagai "permata warisan Tunisia."
Tempat yang menonjol dalam perekonomian Tunisia - dengan jutaan mengunjungi negara setiap tahun - juga membuat target logis bagi teroris.
"Mereka memukul jantung mata pencaharian kami," kata Mohammed Ali Troudi, seorang sopir taksi di Tunis.
Pertanyaannya sekarang apakah serangan akan mempengaruhi pariwisata di negara ini, bentuk utama mata pencaharian.
Para ahli khawatir tentang lingkaran setan: Jika industri pariwisata gagal, hal itu akan menyebabkan tingkat pengangguran yang lebih tinggi, yang dapat mengirimkan para pemuda ke kelompok-kelompok jihad.

Itulah sebetulnya LINGKARAN SETAN AGAMA ISLAM: Hari ini Islam menjadi filosofi gagal dalam dunia agama, sosial, ekonomi dan politik. Alih-alih menjadi solusi atas problema dunia modern, akhirnya Islam pun menjadi sumber masalah apapun yang terjadi. Islam hendak diikuti apa adanya oleh ISIS sesuai teladan kekhalifahan Abubakar dulu, menjadi bahaya besar, terorisme jihad skala besar. Tentu saja kekerasan dan revolusi membuat ekonomi gagal. Lalu kemudian ekonomi gagal pun membuat manusia mengikuti teladan kejahatan jihad yang sama yang diajarkan Islam itu juga sebagai solusinya. Jadi akhirnya umat manusia akan musnah dan celaka jika mengikuti solusi Islam garis keras, Islam yang hendak diberlakukan dengan sesungguhnya.  

Wahai ini para pemimpin bagaimana hati nurani kalian dengan mengajarkan Islam yang apa adanya?? Kalian pikir itu akan sukses memusnahkan umat manusia??   

Dan aku sejak dulu sudah menawarkan solusi yang jelas, kembali pada keimanan Nabi Muhammad yang semula dan asli tentang Isa Almasih jalan yang lurus.

http://almasihisa.blogspot.com


12 komentar:

rahmawati paerah mengatakan...

Sebelum ISIS menghanacurkan apakah kita sudah mengetahui keinginan mereka yang sebenrnya tanpa rekayasa ucapan dan informasi sebernya? jikalau sudaah mengetahui dengan jelas barulah menyimpulkan seprti tulisan anda.

Ashari Smail mengatakan...

waduh jangan memukul rata goti bro.Islam yang saya tahu itu ajaranya cinta damai,bukan kayak isis,isis itu cma sekelompok orang yg memanfaatkan suatu agama untuk kepentingan merka saja ajar banyak yg bergabung makanya mereka menggunaka kedok agama islam,kenapa? karena agama islam adalah agama yg memiliki banyak pengikut ddi dunia,coba kalo agama lain yg banyak pengikutnya pasti juga dipakai mereka buat nyari simpati biar banyak yg membantu mereka,ISIS itu buka islam yg sebenarnya ,tapi pendusta agama islam yg mengatas namakan islam

jony mengatakan...

terimakasih infonya,,

awdawd mengatakan...

trimakasih infonya....
sangat menarik dan bermanfaat....
mantap...

Xeponos imladris mengatakan...

Ya memang begitu lah islam dan isis itu lah islam sesungguhnya.. ingin mengislamkan dunia dengan cara nabi kampretnya itu.. ya itu klo islam sesungguhnya harus jihad.. klo gak jihad ya jadi islam bencong atau jadi jadian...

jual token listrik online mengatakan...

isis itu cma sekelompok orang yg memanfaatkan suatu agama untuk kepentingan merka saja.
makasih banyak gan atas infonya.

Stefanus Sunarto mengatakan...

Manusia ibarat bahan bakar dan agama adalah apinya..semua terjadi karena ada pemicunya yg dianggap sah karena ada ayatnya aku salut kecerdikan iblis siulartua.. berhasil dalam rencananya supaya bertambah terus darah dan daging untuk persembahannya

Stefanus Sunarto mengatakan...

Manusia ibarat bahan bakar dan agama adalah apinya..semua terjadi karena ada pemicunya yg dianggap sah karena ada ayatnya aku salut kecerdikan iblis siulartua.. berhasil dalam rencananya supaya bertambah terus darah dan daging untuk persembahannya

Stefanus Sunarto mengatakan...

Manusia ibarat bahan bakar dan agama adalah apinya..semua terjadi karena ada pemicunya yg dianggap sah karena ada ayatnya aku salut kecerdikan iblis siulartua.. berhasil dalam rencananya supaya bertambah terus darah dan daging untuk persembahannya

Stefanus Sunarto mengatakan...

Manusia itu ibarat bahan bakar dan agama itu apinya.. semua terjadi dan dianggap sah karena ada ayatnya.. aku salut ama iblis siulartua yang mengalahkan kecerdikan manusia..rencananya berhasil jatuh korban darah dan daging untuk persembahannya

H2H Token Listrik mengatakan...

Sebelum ISIS menghanacurkan apakah kita sudah mengetahui keinginan mereka gan...?

andri suwarso mengatakan...

Pemerhati dunia, hanya memerhatikan kebencianya, tidak ada yg baik/bagus selain diri nya, itulah yg di dalam pikirannya, ini memang hak mutlak manusia untuk berfikir, tp pemdun walaupun bertahun2 menganalisa mencari cari, mempelajari apapun yg dia pikirkan untuk menggali semua itu hanya lurus fokus apa yg pemdun pikirkan saja, jangan terlalu mencari kebenaran nanti bisa gila. Cukup lihat lah hal yg paling kecil sampai yg paling besar, lihatlah dan ketahuilah mkhluk/benda yg paling kecil kasat mata yg ada di bumi seperti quarks,atom,planet galaksi miliaran galaksi dan ruang angkasa yg terus mengembang itulah kebenaranmutlak, kita hanya manusia yg hidup di bumi, yg bumi hanya seperti sebutir pasir di luas nya pasir pantai di terjang ombak lautan, jd jangan harap akal/pikiran mu bisa terbang jauh sampai ke ujung dunia, rendah lah diri mu di hadapan Yang Maha Esa, tidak ada Tuhan selain Allah, org terpintar di dunia pun tidak akan sampai mencari energi Yang Maha Kuasa, bahkan para pencipta dan penemu di dunia banyak belajar dari kitab Al-quran, sesunggunya semua yang ada di dunia akan kembali kepada Allah, wasalam