Taliban Menyerbu Sekolah Pakistan dan Masalah Balas Dendam dengan Kekerasan dalam Agama

17 Desember 2014
Taliban menyerang sebuah sekolah dengan senjata api. Berteriak Allahu Akbar. Membunuh 148 orang, umumnya para siswa 13-16 tahun. Alasannya menurut jurubicara Taliban adalah balas dendam pada militer Pakistan yang dianggap menimpakan malapetaka pada Taliban.

Pakistani gravedigger weeps over Taliban schoolkid victims  New York Daily News
There was so much pain in Peshawar that even the gravedigger cried. A day after the Pakistan Taliban slaughtered 132 students in a local ...
Pakistan Urges Afghans to Help Find Taliban Leaders Behind . .. New York Times
Pakistan school attack takes Taliban to a new level of atrocity  Opinion-Boston Globe
Pakistan mourns deaths of 148 killed in Taliban attack  In-Depth-Fox News
Taliban Gunmen Storm School, Kill Dozens In Pakistan  Blog-NPR (blog)-Dec 16, 2014
Ross: Taliban bigger threat to Pakistan than India   Opinion-USA TODAY-Dec 16, 2014 Afghanistan violence: Taliban kill 10 in Helmand bank attack   BBC News   Ten people have died in a Taliban attack on a bank in the southern Afghan province of Helmand, officials say. .
Kids Shot Point Blank One by One in Pakistan School MassacreTaliban Vows More Attacks as Pakistan Mourns SlaughterAfter School Massacre, How Will Pakistan Respond to the Taliban?The civilian and military leaders of Pakistan have vowed to rid the nation of all terrorists since the carnage at the school that left 132 students dead on Dec. 16. The attack may prove to be a tipping point in a country that has had ambivalent attitudes about Islamic militants even as terrorism has killed more than 50,000 people since 2001 and constrained economic growth.
Pakistan, sudah 50 ribu orang mati sia-sia karena keyakinan Islam garis keras ini. Agama ini satu-satunya agama di dunia yang menghasilkan militan yang begitu sadis pada sesamanya dan yang merusak ekonomi negara.

Mengapa Taliban melakukan hal melewati batas kemanusiaan seperti itu? Islam, seperti yang dianut garis keras, jelas memiliki teladan dan alasan melakukan. hal semacam itu

Dari mana teladan semacam ini? Mengapa orang yang disebut beragama menyembah Allah justru yang paling sadis pada sesamanya?



Teladan pertamanya tentu saja Nabi Muhammad SAW. Nabi waktu itu di Mekkah terpaksa terusir dan hijrah ke Madinah. Dari situlah Nabi sakit hati, kemudian membentuk gerombolan pasukan dan berkali-kali (tidak sekali dua tetapi tujuh puluh kali, 70 kali, disebut ghazwah) melakukan penyerangan pada kafilah-kafilah dagang orang Mekkah. Lalu lama-kelamaan posisi Mekkah makin lemah dan Nabi ingin menguasainya. Kebetulan ada alasan. Timbul masalah di Mekkah, dimana orang Mekkah berani mengusik dan merusak rumah keluarga Nabi di kota itu. Maka saatnya tiba Nabi mengumpulkan pasukan dan menyerang lalu menduduki Mekkah. Jelas alasannya membentuk laskar pembela islam dan laskar jihad semua itu adalah karena pertahanan diri dan karena balas dendam. Kalau membaca kisah penyerbuan Mekkah dan Khaybar kalian akan tahu betapa sadis dan kejamnya Muhammad pada sesama yang dianggap musuh, sesama para tawanan yang tidak berdaya, orang lain yang dianggap merintangi ambisinya untuk berkuasa. Pembunuhan politik, pembunuhan massal seribu orang sehari, dan sebagainya. "Bunuh semua orang kafir yang kamu temui" itu adalah ayat Al-Qur'an yang adalah seruan Muhammad dan perbuatan nyata kepada ribuan orang. Coba kalian film kan kisah hidup Muhammad SAW dan kalian akan melihat kisah-kisah yang sangat mengerikan seperti yang berkali-kali digambarkan dalam Muhammad movies dan kartun2 itu. Darimana Nabi memperoleh inspirasi perjuangan bersenjata? Dari kelompok militan Yahudi Zealot.

Beda sekali dengan Isa Almasih.  Isa sudah ada di dunia 600 tahun sebelum Muhammad lahir. Jadi tidak ada alasan untuk tidak tahu atau tidak relevan. Jika melihat ceritanya. Isa itu mengajarkan belas kasihan dan pengampunan. Isa mengajarkan doktrin anti perlawanan dengan kekerasan. Tidak menyerang dengan kekerasan.  Isa sama sekali tidak melawan waktu hendak ditangkap. Ia sengaja menyerahkan dirinya ke tangan musuh-musuhnya.  Entah apa alasannya, tetapi dia mengatakan bahwa tindakan itu adalah kehendak Tuhan baginya untuk menyerahkan diri dan tidak melawan menggunakan kekerasan. Waktu ditangkap, seorang muridnya, Petrus memotong telinga prajurit, tetapi segera langsung disembuhkan oleh Isa. Di depan hakim yang netral yaitu gubernur Rumawi bernama Pontius Pilatus, Isa atau Jesus diadili tetapi tidak ditemukan salahnya apapun, sampai Pilatus cuci tangan karena tidak tahan ditekan imam-imam Yahudi yang sudah kalap. Dakwaan imam-imam Yahudi adalah karena Isa melanggar hukum syariat Yahudi (yang mirip sekali syariat Islam), karena berani mengaku dirinya sebagai Anak Allah (tuduhan syirik) dan karena orang Yahudi ingin Mesias penyelamat Yahudi yang berperang dan menggunakan kekerasan untuk menguasai dunia lepas dari penjajahan, bukan seperti Isa Almasih yang mengabarkan agama kasih sayang, kebaikan, pengampunan, dan spiritual. Agamanya Isa itulah agama yang cocok untuk dunia beradab.

Padahal anak-anak muslim dari kecil di sekolah2 diajar bahwa Isa "matinya dipenteng-penteng" itu adalah karena dia orang terkutuk, karena berani mengaku dirinya Anak Allah. Sama dengan tuduhan imam-imam sistem Yahudi. Dari kecil kita diajak untuk mengikuti Addajal yang memusuhi Almasih, dan diajar untuk membenci kebenaran dan kasih sayang.

Dan di atas salib, Isa berdoa mengamalkan ajarannya, "Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan" kepada para tentara yang menyalibkan dia. Kepada para imam dan farisi yang menolak dan menyalibkan dia, Isa memperingatkan bahwa semua akan ada balasannya, dan hal itu benar-benar terjadi, ketika tahun 70 masehi, pasukan Rumawi datang dan menghancurkan Yerusalem, dengan korban jutaan orang. Ribuan orang Yahudi saat itu gantian disalibkan oleh Rumawi.

Kristen bisa saja melakukan  kekerasan seperti di abad pertengahan. Tetapi pengikut Isa Almasih tidak akan. Ketika ditindas dibunuh dan dibakar oleh kaisar-kaisar Rumawi mereka tidak pernah sekalipun mengangkat senjata. Benar kata Isa Almasih "Kerajaan ku bukan dari dunia ini" sebab kerajaannya Isa adalah kerajaan akhirat, dimana cinta kasih dan kebaikan memerintah alam semesta. Bukan kerajaan dunia yang dicita-citakan Muhammad dan orang Yahudi. Kita semua bertujuan akhirat, dan syurga adalah seperti gambaran Isa itu, bukan gambaran Muhammad (lihat dugaanku mengenai Isra Mi'raj itu Alien Abduction.

Lagipula, isa Almasih lah yang membuktikan ada akhirat. Beliau hidup lagi setelah mati dan menampakkan diri pada banyak pengikutnya sebelum naik kepada Allah hidup-hidup. Lalu dimana Muhammad setelah meninggal?

Dan apakah perjuangan Taliban akan berhasil? Pemerintah Pakistan bersumpah akan melenyapkan Taliban dari Pakistan, dan memberlakukan lagi hukuman mati. Pakistan dan Afghanistan membangun hubungan. Simpati dunia untuk Taliban sudah habis. Manusia memutuskan dan ini pasti terjadi, bahkan Allah nya Taliban pun seperti biasa tidak berbuat apapun untuk membela pelaku kejahatan seperti ini.

Tapi itu tidak akan mudah. Melenyapkan laskar pembela islam sama dengan melenyapkan Islam berdasarkan sunnah Nabi. Sebuah pohon dinilai dari buahnya. Pohon jengkol tidak berbuah mangga. Kalau orang menemui ternyata ini pohon jengkol setelah pohon itu berbuah, lalu apa yang harus dilakukan?
Tetapi penelitianku adalah, bahwa Muhammad itu aslinya di Mekkah dan waktu ajalnya mengikuti pohon yang benar, yaitu pohon ajaran Isa Almasih. Muhammad awalnya adalah ranting di pohon itu. Hanya saja, setelah hijrah, ranting itu kena benalu dan berkembang demikian parah, sehingga benalu itu hendak menjalar ke ranting yang baik dan berusaha merusak seluruh pohon. Sudah waktunya kita manusia memotong ranting benalu itu. Obama menyebutnya sebagai kanker yang yang harus dilenyapkan.

Masalahnya, pohon Islam yang ditanam Muhammad di Arab itu sudah dewasa penuh dan sekarang berbuah untuk dinikmati dunia. Celakanya buahnya pahit karena ketika sistem ini diterapkan seperti bentuk dan cita-cita aslinya, manusia selalu ditindas dalam perbudakan sistem agama, dan akhirnya kemunduran ke jaman primitif. Selalu negaranya hancur dan rusuh. Selalu perang melawan militer. Selalu membunuhi sesama. Selalu hukum dan teror menjadi utama. Malah selalu ajaran Almasih mengenai cintakasih dan perdamaian ditindas, dan pengikut Isa dianiaya. Mengucapkan selamat Natal dikatakan kafir. Bible dilarang. Salah atau benar jadilah agama Islam ini sarana efektif ditunggangi Almasih Addajal untuk memerangi ajaran Almasih.

Jadi apa kesimpulannya?

Islam garis keras yang didirikan dan diteladankan Muhammad itu memang wajar kalau menghasilkan Taliban, sebab dari teladan semula memang demikian. Kita tidak bisa menyalahkan Taliban begitu saja sebab mereka percaya kalau mereka mati waktu menyerbu sekolah dan membunuhi anak-anak tidak berdosa, maka mereka akan masuk "syurga" ranjang berjejer dan dilayani houris. Sebagai ranting agama, Islam wajib dievaluasi dan dikritisi dengan keras. Ajaran ini harus dibersihkan dari benalu kekerasan, sebab tidak layak menjadi agama manusia beradab yang ajaran agamanya harus berpusat pada kedamaian, cinta kasih dan kebaikan. Platform agama Islam ini berpusat pada teror dan aturan tatacara dan hukuman. Ajaran ini menghasilkan neraka, bukan syurga. Tidak mungkin manusia akan damai kalau kafir-kafiran dan teror menteror begini. Tidak ada wilayah yang menerapkan syariat Islam lalu maju bahkan sebaliknya yang terjadi. Allah tidak mungkin kejam seperti Taliban dan Muhammad. Tidak mungkin Isa Almasih "Yang Terkemuka di Bumi dan Akhirat" menerima siapapun yang mengamalkan ajaran ini. Kalau benar sosok bernama "Allah" dan "Jibril" itu yang mewahyukan ajaran ini pada Muhammad, itu pasti bukan Tuhan yang benar, tetapi Iblis menyamar jadi tuhan. Allah itu pasti akan dihakimi oleh Isa Almasih dan Tuhan yang benar yang mengutusnya.

Solusi: Orang Islam harus kembali pada keimanan Muhammad semula di Mekkah tentang Isa Almasih sebelum hijrah dari jalan lurus ini.  





1 komentar:

Refsee mengatakan...

Allahuakbar