Makna Lailatul Qadar dan Idul Fitri: Pemimpin Al Qaeda "ingin melakukan sesuatu yang besar"

Makna Lailatul Qadar, "Malam penuh kemuliaan", "Malam Kekuatan" memperingati malam yang menurut tradisi Islam, malaikat Jibril pertama kali muncul ke Muhammad dan menyuruhnya untuk "membaca" apa yang akhirnya dikumpulkan menjadi Al-Qur'an.

Harapannya, inilah malam kemenangan dan terobosan spiritual. Terjadi pengalaman mistis yang akan membangkitkan jiwa setelah berpuasa sekian lama. Inilah yang diharapkan peran Islam sebagai agama spiritual dan agama damai (salam=damai). Orang yang berpikiran rendah mengharap pahala, yang lebih kebatinan  mengharap tambahan energi spiritual.

Apakah makna Lailatul Qadar? 



Tetanggaku mengaji dan membaca Al-Quran sampai larut malam pada malam kemenangan ini. Entah ia dapat sesuatu pencerahan spiritual atau tidak. Aku tidak pernah dengar kesaksian apa-apa.



SELAMAT MERAYAKAN IDUL FITRI, mohon maaf lahir bathin.  

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin mengatakan Idul Fitri berarti kembali ke keadaan semula. Dari aspek rohani, selama bulan Ramadhan umat Islam dibersihkan sehingga diri kembali fitri. Menjalani puasa Ramadhan juga mampu menumbuhkan solidaritas umat Islam yang tinggi untuk membantu sesama.  (REPUBLIKA).

Setuju, Pak Kyai. 


Tetapi jangan lupa ada banyak orang Islam sekarang berpendapat lain: 

"Pemimpin Al-Qaeda 'ingin melakukan sesuatu yang besar' pada hari libur Muslim," demikian berita seluruh dunia tgl 6 Agustus 2013.

Sebuah komunikasi elektronik berhasil disadap dimana dua pemimpin dunia atas Al Qaeda setuju mereka "ingin melakukan sesuatu yang besar" di minggu terakhir Ramadhan
Ayman al-Zawahiri, penerus Osama bin Laden sebagai kepala Al Qaeda, dan Nasir al-Wahishi, pemimpin al Qaeda di Semenanjung Arab, ingin waktu serangan signifikan untuk liburan Muslim dikenal sebagai Laylat al-Qadr, tanggal 27 malam Ramadhan dan hari Quran diturunkan kepada Muhammad. Tahun ini "Night of Takdir" atau "Night of Power," jatuh pada akhir pekan tanggal 3 dan 4.
This was like a meeting of the Legion of Doom
"This was like a meeting of the Legion of Doom,” seorang petinggi intelijen mengatakan. Pertemuan konferensi per telepon, dari beberapa negara, dimana mereka mengatakan siap melakukan aksi lagi di beberapa negara. Ancaman ini riil dan inilah yang menyebabkan pemerintah AS menutup hampir dua lusin pos diplomatik di seluruh dunia.


Persis cerita film fiksi saja. Benarkah mereka berhasil?

Tanggal 7 Agustus sehari sebelum Idul Fitri, tentara Yemen berhasil menggagalkan rencana penyerangan besar atas pelabuhan dan fasilitas minyak. Tentara AS menewaskan 7 pejihad Yemen dan di Pakistan 10 orang terbunuh oleh bom.


Inilah laporan dari Iraq tentang bulan sucinya Allah.

IRAQ: Ramadhan, Bulan Penuh Darah

Lailatul Qadar di Iraq dimanfaatkan dengan baik oleh para jihadis Islam untuk suatu terobosan baru: Jihadis menargetkan orang-orang berbelanja, membunuh setidaknya 51 orang dengan serangkaian ledakan bom. Ramadhan adalah bulan untuk memperbaharui kesalehan seseorang, dan jihadis melihat serangan jihad mereka sebagai ibadah, maka tidak mengejutkan untuk melihat serangan tersebut meningkat selama Ramadhan. Sunni-Syiah Jihad Update: "Bom menargetkan pembeli Irak, menewaskan lebih dari 50," dari Reuters, 6 Agustus:

(Reuters) - Serangkaian bom mobil menargetkan pasar sibuk dan jalan-jalan belanja di dan sekitar Baghdad menewaskan sedikitnya 51 orang dan melukai lebih dari 100 pada hari Selasa, sumber medis dan polisi Irak mengatakan, bagian dari gelombang kekerasan dalam beberapa bulan terakhir. Serangan gerilyawan telah berlipat ganda di Irak sejak awal tahun ini, dengan lebih dari 1.000 orang tewas pada bulan Juli, tertinggi korban tewas bulanan sejak 2008, menurut PBB.

Serangan terkoordinasi yang membunuh puluhan orang telah menjadi lebih umum di Irak dalam beberapa bulan terakhir. Militan Islam Sunni telah mendapatkan kembali momentum dalam perlawanan mereka terhadap pemerintah pimpinan-Syiah sejak awal tahun ini dan makin berani karena perang saudara di negara tetangga Suriah, yang telah memicu ketegangan sektarian di Timur Tengah.
... Untunglah negara kita tidak seperti Mesir, dari mulut singa masuk mulut buaya, dari rejim militer masuk Islam politik, lebih parah rusaknya, tidak seperti jaman Mubarak yang aman dan maju, persis jaman Soeharto. Sudah ada saran di Middle East Forum mengapa Timur Tengah tidak meniru Indonesia saja?
Allhamdullilah. Indonesia tahu bahwa Islam politik tidak bakalan sukses. Menghadapi konflik Syiah Sunni Ahmadiyyah saja perang terus, manalah mungkin syariah Yahudi abad pertama yang dihidupkan lagi di abad 7 ini bisa menjadi platform politik yang demokratis dan pluralis untuk abad modern?

Sejarah agama Islam sejak dari masa Muhammad, masa khalifah, masa kerajaan dan penyebaran Islam sampai hari ini dinodai oleh kekerasan dan pembunuhan.  Menganggap masuk syurga bisa dengan cara kejahatan. Hari ini hanya Islam satu-satunya agama dunia yang isinya berbunuhan dan perang. Apa sebabnya semua ini kalau bukan karena kesalahan mendasar dari awalnya?

Bahaya Islam garis keras ini bukan main-main.  Kiai Ma'ruf meminta agar Idul Fitri tidak dikotori oleh kepentingan sesaat, pribadi atau kelompok tertentu. Semua umat Islam harus mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. "Kita harus bekerja lebih giat lagi dalam membangun kesejahteraan bangsa," katanya.

Jangan sampai Islam Indonesia mengikuti model Timur Tengah menjadi Islam politik, jihad dan organisasi massa, sebab pasti akan jadi seperti Iraq diatas, ngobrak-abrik tempat orang dan nge-bom akan dianggap ibadah. Itulah Islam politik. "Kita harus senantiasa menunjukkan wajah Islam yang ramah dan toleran. Islam yang menjadi rahmatan lil alamin, rahmat bagi semesta alam," kata SBY, dalam peringatan Nuzulul Quran 1434 Hijriah, di Istana Negara, Jakarta, Jumat malam, 26 Juli 2013.

Kembalikan Islam ke ranah agama sebenarnya yaitu moral spiritual. Tinggalkan ranah politik! Hentikan hukum syariah! Ajak Timur Tengah mengikuti model Indonesia!



16 Sept 2013, Zawahri pemimpin Al-Qaeda mulai mengubah sikap, tidak lagi jihad kekerasan, tetapi lebih menekankan dakwah. Lebih defensif dan menghindari konflik.  


TETAPI
23 Sept 2013. PEMBOMAN GEREJA PAKISTAN, TALIBAN AKAN MELANJUTKAN SERANGAN PADA NON MUSLIMhttp://www.christianpost.com/news/church-bombing-in-pakistan-leaves-81-dead-as-taliban-faction-claims-responsibility-105123/
BY MYLES COLLIER, CHRISTIAN POST CONTRIBUTOR
September 23, 2013|9:48 am
A large church bombing in Pakistan has killed 81 after a pair of Taliban suicide bombers entered the church and detonated explosives during worship at an historic church in northwestern Pakistan on Sunday, in what is being called the worst ever attack against the country's Christian minority.
http://www.newspakistan.pk/2013/09/23/national-assembly-condemns-church-attack/
The parliament late Monday passed a unanimous resolution strongly condemning the heinous and inhuman attack at Church in Peshawar in which more than 81 precious lives including women and children lost and caused injuries to 137 others. The resolution was moved by Law Minister Zahid Hamid which said the attack was not only against Christian but against all Pakistanis.
- See more at: http://www.newspakistan.pk/2013/09/23/national-assembly-condemns-church-attack


Kembali pada soal moral spiritual. Apakah orang harus menunggu pencerahan mistik setahun sekali pada malam Lailatul Qadar? Apakah jihad membunuhi orang lain itu ibadah? Apakah spiritual mengajari seperti itu? Lihat solusinya, agama moral spiritual yang benar menurut Isa Almasih di http://almasihisa.blogspot.com

Tidak ada komentar: