Masa Depan dan Perkembangan Arab Saudi


(Pemdun: Inilah kondisi negara pusat Islam, Arab Saudi yang sedang dalam masalah): 

Lihat Karen House: Saudi Arabia - Present and Future:   

Kondisi Arab Saudi dan Strategi Berkuasa Raja Saud





Raja Saud dan kerajaan menggunakan tiga strategi ini untuk berkuasa:

1. Menggunakan ideologi Islam sebagai alat untuk menyatukan. Indoktrinasi agama, satu versi agama Islam yang murni (Wahabi). Saudi + Wahab adalah pendiri Arab Saudi sekarang. Belakangan Saud sering kehilangan kepercayaan rakyat, karena dinilai lebih mengutamakan kepentingan Raja Saud daripada kepentingan Allah.

2. Hukum syariah untuk menguasai rakyat. Politik pecah belah dari pemerintah pada rakyat. rakyat dibawah hukum syariah diintimidasi dan disekat-sekat. Yang diatas bebas dan kaya. Yang dibawah diinjak dan sengsara karena takut. Orang dipecah belah dan disekat-sekat, sehingga orang Saudi banyak yang hidupnya sendiri-sendiri. Living in distrust. 

3. Menguasai kekayaan minyak. oil wealth, 90% kekayaan negara dari minyak. Hampir semua orang bekerja untuk pemerintah. Jadi penghasilan dibuat tergantung pada kerajaan. 90% sektor swasta adalah orang asing! usaha swastanisasi gagal. Sekarang aku tahu mengapa orang Arab itu pelit.

4. Dukungan Amerika Serikat sebagai sekutu penting (karena kekayaan minyak, tentunya).



Masalah yang dihadapi Saudi Arabia: 


Pengangguran dan kemiskinan. 40% miskin,  20% pengangguran. Hampir semua pekerjaan di pemerintah. Kerja pegawai negeri, tidak dibiasakan kerja keras berusaha swasta. Mayoritas penduduk tidak punya pendapatan lain selain bergantung pada minyak dan pemerintah (keluarga kerajaan) yang menguasai minyak. Inilah bahaya terbesar. Jika kerajaan runtuh, jika Amerika tidak lagi membantu, jika pendapatan minyak berkurang, jika terjadi rusuh, runtuh semua bangunan ekonomi. Mudah terjadi revolusi dan kekacauan besar. Lalu jika 20% penganggur dan 40% yang miskin itu bergerak, akan terjadi kerusuhan besar. Di negara lain, pasti pemerintah sudah jatuh dengan ekonomi seperti itu.

Korupsi dan ketidak-adilan. Generasi muda (60% dari populasi) menuntut transparansi dan akuntabilitas. Generasi muda ribut dan pemerintah menjanjikan perbaikan. Maka pengeluaran pemerintah naik tajam tidak sebanding dengan minyak. Pemakaian minyak juga boros. Generasi muda tidak selalu hormat pada generasi tua, minyak adalah harta milik bersama, kenapa harus minta pada kerajaan untuk biaya sekolah, dll. (selama ini minyak dikuasai keluarga kerajaan)


Ketidak jelasan masa depan dinasti. Calon penerus dinasti sangat banyak, empatpuluhan orang, dan tidak jelas mana yang akan menggantikan. Terjadi kekuatiran dan ketidak-jelasan penerus tahta.

Masalah sosial ekonomi.  Tingkat kebosanan menyebabkan banyak perbuatan jahil dan iseng anak-anak muda. Banyak menganggur sebagai pegawai negeri, cari kesenangan, bosan, mencuri mobil untuk have fun. Ketidak-jelasan hukum, karena orang kaya melakukan hal-hal aneh seperti mencuri mobil polisi dan sengaja melanggar lampu merah karena melanggar lampu merah otomatis kena tiket denda di hp. Banyak korupsi di level atas kerajaan terjadi, jadi anak-anak muda mendapat contoh tidak baik dan melakukan tindakan-tindakan iseng. Hiburan lain yaitu Youtube, tinggi sekali, 19 juta hit per hari padahal hanya 28 juta penduduk!


Kemajuan internet membuka pengaruh baru yang luar biasa. Membuka sekat dan tembok-tembok, mengubah masyarakat Arab.

Pengaruh Amerika terus turun dan kondisi kesehatan Raja Saudi (89 tahun) terus turun, masa depan Arab Saudi sangat dikuatirkan.  



Tuduhan dari Aljazair

Wakil Kepala FIS Aljazair mengecam rezim Saudi dan pemimpin agama, menahan mereka bertanggung jawab untuk mempromosikan korupsi di wilayah itu. Negara lain yang menentang Saudi dirusak dengan propaganda dan campur tangan politik. Mursi itu katanya diturunkan dengan bantuan Arab Saudi juga. Arab Saudi adalah sekutu Amerika (dan Zionis) yang paling kuat di Timur Tengah. Ketua partai Islam Aljazair menuduh dinasti Saudi menggunakan Islam dan Ka'bah untuk kepentingan mereka. 

Deputy leader of Algeria’s Islamic Salvation Front Ali Belhadj.   Thu Jul 18, 2013 4:54AM GMT
http://www.presstv.ir/detail/2013/07/18/314357/algerian-party-slams-saudi-regime/
Wakil pemimpin FIS Ali Belhadj mengatakan selama khotbah shalat Jumat pada 12 Juli bahwa rezim Saudi mempromosikan korupsi dan menghasut pemberontakan di negara-negara yang menentang melalui dukungan untuk saluran televisi tertentu. Dia menambahkan bahwa jaringan TV itu sangat menghindari penyiaran protes anti-pemerintah yang terjadi di Arab Saudi dan tetap diam mengenai tindakan keras Saudi terhadap demonstran.

Belhadj lanjut menuduh agen mata-mata Saudi terlibat dalam penggulingan Presiden Mesir Mohamed Morsi.


Pada tanggal 3 Juli, Jenderal Abdel Fattah al-Sisi, panglima militer Mesir, mengumumkan bahwa Presiden Morsi tidak lagi di kantor. Sisi juga menangguhkan konstitusi Mesir.Tentara menyatakan hakim agung dari Mahkamah Konstitusi Mesir Agung, Adly Mansour, sebagai presiden interim pada 4 Juli.

Pemimpin FIS ini juga mengatakan Arab Saudi juga mengambil keuntungan dari agama Islam dan Ka'bah suci, yang terletak di kota Mekah, untuk keperluan mereka sendiri.


Arab Saudi, terutama yang di Provinsi Timur, telah menyaksikan protes anti-rezim pada hampir setiap hari sejak Februari 2011. Tuntutan utama dari para demonstran adalah pembebasan semua tahanan politik, kebebasan berekspresi dan berkumpul, dan mengakhiri diskriminasi yang meluas.

Namun, demonstrasi berubah menjadi protes terhadap rezim represif Al Saud, terutama setelah November 2011, ketika pasukan keamanan Saudi menewaskan lima demonstran dan melukai banyak lainnya di provinsi tersebut.

Arab Saudi adalah eksportir minyak terbesar di dunia, dengan emas hitam 90 persen dari ekspor negara itu, tetapi berjuang dengan masalah seperti kemiskinan dan pengangguran.

SZH / HSN

-- --

Dinasti Saud kemungkinan tidak lama lagi berkuasa.


Dinasti Saudi dengan Islam Wahhabinya dan ekonomi minyak sedang menumpuk masalah. Jika hampir semua orang bekerja pada pemerintah, padahal pemerintahnya itu sedang bermasalah dan tidak mampu mengembangkan sistem ekonomi yang baik, semakin banyak orang menganggur dan miskin, tidak rata, korup, dan melakukan penindasan pada protes.   

Apa jadinya nanti Saudi Arabia?



2 komentar:

Jonas Pelahule mengatakan...

Admin,,,anda benar,,Arab Saudi sedang berjalan menuju jurang yang di galinya sendiri,,minyak adlah sumber daya alam yg tak terbarukan, jadi suatu saat akan habis juga,,smentara roda ekomomi negara itu seluruhnya.cm dpat berputar dengan dengan penghasilan dari minyak. Negara ini akan bangkrut pada saat minyak habis di sedot dari perut bumi..

wan nordin bin othman mengatakan...

Kita memang harus membongkar segala fakta2 saudi "undercover"... tpi kita juga harus bijak... hanya berdoa dan snantissa waspada pada hal2 yg mnyesatkan... tak perlu merasa yg paling benar