Hal-hal yang Membuat Isa Almasih Marah


Sepanjang hidupnya di planet ini, Isa hanya tercatat satu kali marah besar, dan itu terjadi di Baitullah di Jerusalem, ketika terjadi kurban potong kambing domba dan ketika orang berjualan kambing domba di halaman Baitullah. Mengapa Isa tidak suka, dan apa yang menyebabkan Isa marah? Kalau kita percaya Isa akan datang lagi pada hari kiamat, maka pastikan kita menghindari beberapa awasan berikut ini, karena ini sangat serius:

Pertama, tatacara kurban yang mengerikan dalam agama, dimana orang membawa dan membantai kambing domba berdarah-darah untuk menyenangkan hati "Tuhan" untuk menebus dosa atau tujuan lain. Ajaran ini biadab dan aku mendapat sumber info alternatif dari web-web alien. Mengenai bahaya mengadakan tatacara qurban aku bahas dugaan yang terjadi dalam artikel lain mengenai konspirasi alien, berdasarkan penelitian dan pengakuan para alien reptilian yang gemar makan darah dan daging. Tatacara ini tatacara setan. Isa tidak suka tatacara sadis yang disuruhkan Yahweh ini, karena tatacara itu bertentangan dengan Tuhan yang pengasih dan penyayang, pengampun dan adil. Qurban "Paskah" adalah tatacara penipuan untuk memberi makan alien reptilian. Qurban adalah penghinaan kepada Tuhan yang diajarkan Isa.  



Kedua, Memasukkan politik dan ekonomi dalam agama. Pernah suatu kali Isa mengobrak abrik dagangan para pedagang dan penukar uang di Bait Suci. Rumah Bapaku harus disebut rumah doa! kata Isa, bukan sarang penyamun! Isa berhati-hati sekali agar tidak memasukkan politik praktis dalam ajaran agamanya. Ia membolehkan orang berpolitik karena itu penting, tetapi tidak mempolitisir agamanya demi untuk meraih kekuasaan. Politik bertujuan kekuasaan dunia, dan politik tidak berguna untuk mempengaruhi Tuhan. Kalau agama dipolitisir maka jadilah sistem dan partai politik untuk berkuasa. Menggunakan agama untuk propaganda politik, apalagi sistem syariah untuk berkuasa secara politik. Demikian juga ekonomi itu penting dan harus dilakukan tetapi dilarang membisniskan agama. Amal kebaikan ada pahalanya, tetapi politik dan ekonomi tidak. Agama itu untuk nasib manusia selamanya, bukan temporer untuk cari kuasa dan uang. Kekuasaan dan uang tidak bisa mempengaruhi keputusan Tuhan dan waktu hidup kita singkat maka agama jangan dibajak untuk tujuan duniawi.

Kemunafikan. Ini lagi, satu-satunya yang menyebabkan Isa memaki-maki orang di depan umum, dan mengucapkan kata keras seperti "ular beludak" "kuburan dilabur putih" dan ucapan keras lainnya. Kemunafikan para pemimpin agama. Ketidak-jujuran, korupsi, penyimpangan disengaja dengan niatan menutupi perbuatan jahat, hati yang tidak jujur, yang biasanya bengkok karena tujuan tahta politik dan harta ekonomi, dan ... wanita. Ulama munafik itu adalah produk dan ciri khas kelemahan sistem agama yang sangat jasmaniah. Isa menasehatkan, kalau beriman, milikilah iman yang tulus seperti seorang anak kepada bapaknya. Iman percaya yang sepenuh hati pada Tuhan. Tuhan cinta orang yang bersih dan tidak pura-pura demikian. Transparan, menjaga integritas, terbuka di depan semua orang.

Tidak ada komentar: